Sekawanan Pencuri Beraksi Sikat Trafo Milik PLN di Perbaungan
Perbaungan, (Analisa)
Sekawanan pencuri diduga lebih dari 2 orang, beraksi menyikat trafo PR030 berdaya 50 kVA milik PT (Persero) PLN Cabang Lubuk Pakam ranting Perbaungan di Dusun II Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan Serdang Bedagai.
Menurut Achyar, warga setempat yang berjarak sekira 30 meter dari lokasi trafo yang disikat pencuri kepada Analisa mengatakan, malam itu sekira Pukul 01.30 WIB aliran listrik di sekitar daerahnya terputus berakibat padamnya lampu. Tak berapa lama, anaknya yang belum tertidur mendengar suara seperti lemari ambruk.
Mendengar suara tersebut, anaknya keluar dari rumah namun tidak berani melihat dari dekat peristiwa tersebut dan berpikir warga yang sengaja datang melihat kondiri areal persawahan.
Dikatakan, anaknya juga sempat melihat seseorang menaiki sepeda motor dan mendengar tarikan gas sepeda motor besar namun tidak curiga karena jalan tersebut menjadi lintasan rutin masyarakat setempat.
Pagi harinya baru diketahui, padamnya listrik akibat trafo PR030 berdaya 50 Kva yang berada tepat di pinggiran pematang sawah milik petani tersebut telah disikat diduga sekawanan pencuri.
Manajer PT (Persero) PLN Ranting Perbaungan B Hutagalung ketika dikonfirmasi mengatakan, trafo yang dicuri berkapasitas daya 50 kVA dengan nomor seri 911402 dan diduga aksi pencuriannya melalui proses pemutusan Use Cardnya menggunakan pipa.
Aksi ini menurutnya, baru pertama kali di wilayah kerja PLN Ranting Perbaungan dan termasuk aksi nekat karena sangat berbahaya bagi keselamatan pelakunya apabila tersentuh aliran listrik.
"Kami dari petugas PLN saja tidak berani melakukan itu karena sangat berbahaya" ujar Hutagalung.
Diduga sekawanan pencuri hanya mengambil tembaga yang ada di dalam trafo yang bernilai tinggi untuk dijual kembali dibuktikan tempat trafo dan unsur elemen lainnya tidak turut dibawa sekawana pencuri tersebut.
Akibat aksi pencurian tersebut, diperkirakan pihak PT (Persero) PLN mengalami kerugian senilai Rp40 juta serta sekira 50 pihak konsumen yang menggunakan jasa layanan listrik PLN juga turut dirugikan.
Ketika disinggung tentang perbaikannya agar arus listrik kembali normal, pihaknya menunggu petugas dari PLN Cabang Lubuk Pakam turun untuk melihat langsung kondisinya. (ak)
|