17
Mei
 
A A A
Aneka - Jumat, 25 Nov 2011 01:02 WIB
Banjir Sudah Surut, Thailand Bisa Kembali Dikunjungi Turis
ap photo/sakchai lalit
BANJIR besar yang melanda Thailand sejak tiga bulan lalu kini berangsur surut. Seperti dikutip dari CNNGo, Perdana Mentri Thailand Yingluck Shinawatra mengumumkan bahwa Kota Bangkok sudah tidak lagi terancam dengan bencana banjir.
Hal ini langsung dimanfaatkan pemerintah Thailand untuk kembali mempromosikan pariwisata dalam negerinya. Terutama informasi bagi para turis yang belum menerima kejelasan soal perlu atau tidaknya mereka membatalkan perjalanan mereka ke Thailand.

Secara keseluruhan, air sudah surut dan beberapa kota telah menyibukkan diri dengan membersihkan daerah. Namun beberapa tempat wisata seperti Safari World dan Dream World masih tutup hingga kini.

Kawasan turis utama di Bangkok seperti Sukhumvit Road, Siam dan Silom juga bahkan sama sekali tidak terkena dampak banjir, tidak seperti Khao San Road, The Grand Palace, Wat Pho dan Chinatown.

Transportasi lokal umum seperti BTS Skytrain dan MRT Subway telah beroperasi seperti biasanya. Kapal Ferry Chao Praya Express yang selama beberapa minggu tidak berlayar karena banjir, kini sudah kembali beroperasi.

Semua bandara di Thailand, kecuali Bandara Don Muang juga sudah beroperasi seperti biasanya. Bandara Don Muang masih terendam banjir dan pemerintah menyatakan bahwa setidaknya perlu waktu dua bulan sebelum bandara ini dapat dibuka kembali. Perjalanan ke Bandara ini telah dialihkan ke Bandara Internasional Suvarnabhumi.

Destinasi utama Thailand, Chiang Mai, Chiang Rai, Lampang, Sukhothai, Kanchanaburi, Ratchburi, Pattaya, Ko Chang, Rayong, Phuket, Krabi, Trang dan Ko Samui juga bebas dari banjir, bahkan sejak awal.

Tempat pariwisata kuno Ayutthaya yang sempat terkena banjir di beberapa area juga sudah dibuka kembali meskipun belum seluruhnya. Otoritas Pariwisata Thailand menyatakan turisme warisan dunia tersebut akan dibuka kembali seluruhnya setelah diinspeksi dan direstorasi kembali.

Kembali menurut Otoritas Pariwisata Thailand, perjalanan kereta menuju timur laut Thailand sudah beroperasidengan normal, sementara perjalanan menuju propinsi-propinsi di selatan masih dialihkan dan mengalami beberapa penundaan.

Bus jarak jauh antar propinsi dari Bangkok juga masih beroperasi, walaupun mengambil rute-rute alternatif untuk menghindari daerah yang masih tergenang banjir sehingga menambah waktu perjalanan.

Bencana banjir itu merenggut banyak korban jiwa. Korban tewas akibat banjir terparah dalam 50 tahun terakhir di Thailand tersebut mencapai 602 jiwa.

Pemerintah memastikan bahwa sebagian besar dari 602 korban itu adalah warga yang tenggelam dalam banjir yang melanda sejak Juli lalu. (oz/gc-bh)
Baca Juga Artikel Berita Terkait
Kamis, 10 Mei 2012 01:44 WIB
Iklan
 
Berita Terpopuler
Resensi Film
Iklan Baris