SETELAH menerbitkan buku "Revolusi Sel Punca Kedokteran Kardiovaskuler (Vol.1)", Prof. Dr.dr. Hadyanto Lim, M.Kes, SpFk, FESC, FIBA, FAHA, kembali menerbitkan buku keduanya berjudul Revolusi Stem Cell Therapy Penyakit Kardiovaskuler Volume 2 sekaligus menjadi pelengkap volume 1, dimana buku ini lebih fokus pada hasil penelitian eksperimental pada hewan coba dan penelitian klinis yang mengantarkan pada penggunaan stem cell (sel punca) dalam praktek.
Dalam acara bedah buku Profesor Hadyanto Lim di kampus Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia, beberapa waktu lalu, Prof. Dr. dr. Suhartono Taat Putra, MS (Guru Besar Universitas Airlangga, Surabaya) menegaskan bahwa buku volume 2 yang memfokuskan pada aplikasi sel punca pada penyakit kardiovaskuler ini diharapkan akan sangat menarik perhatian para klinisi, mengingat dari berbagai penelitian telah terungkap bahwa peran lingkungan mikro sel punca (niche stem cell) sangat penting. Lingkungan mikro telah mengarahkan perkembangan sel punca.
Pada terapi sel punca, kata Suhartono Taat Putra yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat perhimpunan Patobiologi Indonesia sekurang-kurangnya akan memunculkan dua pertanyaan mendasar, yaitu siapa yang mengarahkan sel punca menuju ke bagian tubuh yang mengalami kelainan dan siapa yang mengarahkan perkembangan sel punca agar bisa menggantikan sel tubuh yang mengalami kelainan - Penelitian telah membuktikan bahwa sel punca yang digunakan untuk terapi bisa mengalami transdiferensiasi, fusi dan memberi efek parakrin.
Secara gamblang, buku ini banyak menyajikan informasi yang sangat bermanfaat bagi dunia medis dan masyarakat umum. Walaupun dalam penyajiannya lebih cenderung menggunakan pola penulisan di jurnal ilmiah, tapi materi-materi yang ada sangat mudah dipahami oleh semua kalangan. Bahasa yang diusung dalam buku ini pun sangat mudah dimengerti.
Beberapa materi yang dipaparkan dalam buku ini antara lain tentang faktor-faktor risiko penyakit kardiovaskuler dan upaya penanggulangannya, penyakit jantung iskemik dan keterbatasan penanganan, keterbatasan penanggulangan gagal jantung, terapi sel punca pada infark miokard akut kronik, terapi selpunca pada gagal jantung, sel progenitor endotel sebagai prediktor penyakit kardiovaskuler serta terapi sel progenitor pada penyakit jantung iskemik kronik.
Buku ini juga mengupas tentang permasalahan yang sering terjadi di tengah-tengah kita, yaitu penyakit gagal jantung. Gagal jantung telah lama dianggap sebagai penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Namun, pada akhir abad ke-20, pemahaman terhadap peran hemodinamik dan neurohormonal bersamaan dengan pengobatan secara efektif telah mentransformasikan gagal jantung menjadi penyakit kronik. Akan tetapi, prevalensi gagaljantung di dunia semakin meningkat, dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Sehingga kondisi ini menimbulkan masalah sosial dan biaya perawatan yang tinggi.
Pasien gagal jantung umumnya mempunyai gejala seperti fatigue, sesak dan retensi cairan. Gejala ini sebagian berhubungan dengan berkurangnya sistolik jantung, dilatasi dan sebagian lagi mempunyai fungsi sistolik yang normal (preserved). Selain mengulas tentang penyakit kardiovaskuler dan cara penanggulangannya, buku ini juga banyak menyajikan gambar-gambar pendukung yang dapat lebih memudahkan pembaca dalam mengapresiasi setiap materi yang ada.
Materi buku yang disajikan dengan mendetail dapat dijadikan sebagai pembanding atau acuan untuk penelitian lebih lanjut tentang penyakit jantung dan tata cara penanggulangannya. Meskipun penelitian lanjut dibutuhkan untuk menjawab penggunaan sel punca dalam klinis, hasil yang diperoleh telah memberikan manfaat nyata terhadap fungsi jantung. Penelitian skala besar sangat diperlukan untuk mendapat jawaban lebih komprehensif tentang penggunaan sel punca dewasa.
Itu sebabnya, revolusi penelitian sel punca yang lebih biologis, memperbaiki sel jantung yang telah rusak melalui proses reparasi dan regenerasi miokard, menjadi tumpuan harapan bagi kelangsungan hidup manusia lebih lama dan berkualitas. Paling tidak dengan membaca buku ini, bisa memperkaya wawasan dan pengetahuan pembaca tentang penyakit jantung dan upaya penanggulangannya. (ton/jam)