17
Mei
 
A A A
Gaya Tekno - Sabtu, 21 Jan 2012 23:32 WIB
Kodak, Pionir Fotografi yang Berakhir Bangkrut
Kodak
Eastman Kodak, ikon fotografi yang menemukan kamera genggam (hand-held) telah mengajukan perlindungan kebangkrutan dengan mengajukan Chapter 11.
Dengan pengajuan Chapter 11, maka Kodak menjadi salah satu perusahaan terbesar yang menjadi korban di era digital. Perusahaan ini telah gagal merangkul teknologilebih modern, seperti kamera digital yang ironisnya adalah produk yang diciptakannya.

Dilansir Reuters, kepailitan yang menerjang perusahaan yang didirikan pada 1892 ini, kemungkinan membuatnya mampu untuk menjual beberapa bagian dari 1.100 paten digital. Saat ini Kodak mempekerjakan 17 ribu orang di seluruh dunia, menurun drastis dari 63.900 sembilan tahun lalu.

"Ini adalah hari yang sangat menyedihkan meskipun kita telah mengantisipasi hal itu. Jika perusahaan ini mampu muncul kembali, maka akan menjadi kesatuan yang jauh lebih kecil," ujar Shannon Cross, seorang analis di Cross Research.

Menurut dokumen yang diajukan pada pengadilan kebangkrutan Amerika Serikat (AS) di Manhattan, Kodak memiliki sekira USD5,1 miliar aset dan USD6,75 miliar lialibilitas pada akhir September.

Dalam dokumen pengadilan, Chief Financial Antoinette McCorvey mengatakan bahwa Kodak berencana menjual aset yang signifikan selama kepailitan. Sementara itu unit non-AS bukanlah bagian dari kasus Chapter 11.

Untuk tetap dapat beroperasi dan menghindari likuiditas, Kodak juga telah mendapatkan dana USD950 juta dari Citigroup.

"Ini merupakan langkah penting dan tindakan yang benar untuk masa depan Kodak," ujar Chairman dan Chief Executive Antonio Perez dalam sebuah pernyataan pada Kamis.

Nilai pasar Kodak juga tenggelam jauh di bawah USD200 juta dari USD31 miliar yang berhasil direngkuh 15 tahun lalu. (int/okz)
Baca Juga Artikel Berita Terkait
Rabu, 29 Feb 2012 20:56 WIB
Iklan
 
Berita Terpopuler
Resensi Film
Iklan Baris