Mogadishu, (Analisa). Seorang petempur al Shabaab membenturkan minibus yang membawa bahan peledak kegedung pemerintah di Somalia, Selasa (24/1), kata seorang pejabat militer dan jurubicara kelompok itu.
Serangan itu terjadi di Baladweyne, kota dekat perbatasan Ethiopia yang direbut pasukan Ethiopia sekitar tiga pekan lalu.
Ethiopia dan Kenya mengirim pasukan ke Somalia untuk memerangi gerilyawan Al Shabaab setelah gelombang serangan lintas perbatasan dan penculikan yang Nairobi tuduh dilakukan kelompok itu.
Milisi, yang meninggalkan sebagian besar pangkalannya di ibu kota Mogadishu Agustus lalu, melancarkan serangan-serangan gaya gerilyawan kendatipun kalah dalam pertempuran di sejumlah pangkalan penting di selatan sejak penggelaran pasukan Ethiopia dan Kenya.
"Satu minibus yang membawa bahan peledak memasuki komplek kantor pemerintah Baladweyne. Tentara pemerintah berusaha mencegahnya dengan melepaskan tembakan tetapi sia-sia," kata Hussein Aden, pejabat senior militer kepada Reuters melalui telepon.
Aden mengatakan tidak ada segera laporan tentang korban daerah sekitar kompleks itu telah ditutup.
Aden Abdulle, kepala satu kelompok milisi pro-pemerintah yang bertempur membantu pasukan Somalia dan Ethiopia melawan Al Shabaab, mengemukakan kepada Reuters gedung yang diserang para gerilyawan itu adalah tempat kantor para anggota parlemen pemerintah federal dan serdadu Ethiopia serta Somalia.
Abdulle mengatakan jumlah korban tidak diketahui. Al Shabab mengaku bertanggungjawab atas serangan itu dan mengataan pihaknya berhasil menimbulkan banyak korban di kalangan pasukan Somalia dan Ethiopia. (Ant/Rtr)