Liverpool, (Analisa). Setelah berhasil menyingkirkan satu klub Manchester di Piala Liga Inggris, Liverpool bertekad bisa menyingkirkan klub Manchester lainnya di Piala FA. Liverpool baru saja menyingkirkan Manchester City di semifinal Piala Liga Inggris. Mereka menang agregat 3-2 dan selanjutnya akan bertemu Cardiff City di final.
Pada Sabtu (28/1) malam ini, tim asuhan Kenny Dalglish ini akan bertemu klub Manchester lainnya, Manchester United, di babak keempat Piala FA. Mereka pun berharap bisa mengulang kesuksesan kala melawan City. "Akan hebat kalau kami bukan cuma bisa menyingkirkan City dari Piala Carling, tapi kemudian menyingkirkan United di Piala FA," kata striker Liverpool, Dirk Kuyt, di Mirror.
"Kami sudah menetapkan sebuah tolok ukur melawan City. Kami harus memastikan bahwa kami bermain dengan usaha yang sama dan saya yakin kami akan baik-baik saja," tambahnya. "Percayalah, anak-anak lebih daripada siap untuk akhir pekan ini," tambah pemain berpaspor Belanda ini.
Hal senada juga diungkapkan striker Liverpool, Steven Gerrard. Keberhasilan melangkah ke final Piala Liga Inggris membuat Steven Gerrard percaya diri. Stevie G ingin timnya juga meraih hasil serupa di Piala FA. The Reds yang menghadapi Manchester United, yang mana belum pernah meraih kemenangan di Anfield dalam empat pertemuan terakhir di sana.
Catatan tersebut bisa berarti bagus untuk Liverpool, namun skuad arahan Kenny Dalglish ini hanya punya waktu 48 jam setelah laga melawan City untuk bersiap diri. Gerrard optimis. "Kami harus mempersiapkan diri dan memulihkan diri karena dalam waktu 48 jam kami punya laga besar di Piala FA," ujarnya di situs resmi klub. "Kami ingin melakukan hal yang sama (lolos ke final) di kompetisi itu. Kami ingin melaju sejauh mungkin," lanjutnya.
Dalam pertemuan terakhir di Anfield, Liverpool ditahan imbang 1-1 oleh The Red Devils. Ketika itu, Gerrard menyumbang sebuah gol lewat tendangan bebas.
MU Fokus
Sementara itu, manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, meminta timnya fokus ke performa di lapangan dalam laga Piala FA kontra Liverpool. Dia melarang "Setan Merah" memikirkan hal-hal lain di luar itu. Duel Liverpool vs MU sulit dilepaskan dari kasus rasisme yang sempat melibatkan Patrice Evra dan Luis Suarez. Inilah untuk pertama kalinya Evra akan kembali mencicipi rumput Anfield setelah Suarez diskors delapan laga akibat kasus tersebut.
Meski Evra berpotensi jadi bahan cemoohan suporter tuan rumah, Ferguson meminta timnya untuk mengabaikan hal itu. Bagi dia, yang terpenting adalah soal pertandingan di atas lapangan. "Sebagaimana yang dikatakan Steven Gerrard kemarin, ada tanggung jawab dari para pemain untuk berperilaku sepatutnya. Begitu juga fans kedua tim," sahut Ferguson seperti dilansir Sky Sports. Sementara itu, Andy Cole yakin MU mampu mengakhiri catatan buruk tersebut di Piala FA.Sejak 2008/09, "Setan Merah" tercatat sudah empat kali mendatangi markas kebanggaan Liverpool itu. Hasilnya, mereka ditaklukkan tiga kali oleh sang pemilik stadion dan catatan paling bagus hanyalah seri 1-1, yang mana mereka raih pada 15 Oktober 2011. Catatan kandang Liverpool musim ini juga terbilang bagus. Sudah 13 kali Steven Gerrard dkk. bermain di kandang sendiri, dan belum sekali pun mereka membiarkan suporternya menyaksikan sebuah kekalahan.
"Performa Liverpool belakangan tengah buruk, dan jika kami bermain seperti yang kami lakukan di kandang Arsenal, saya tak melihat alasan mengapa kami tak bisa meraih hasil bagus di sana," lanjut Cole. Meski berhasil menahan imbang City dan lolos ke final Piala Carling, performa The Reds di Premier League tidaklah bagus.(dtc)