17
Mei
 
A A A
Kota - Minggu, 29 Jan 2012 02:06 WIB
Grafiti Bukan Coretan Sampah
(Analisa/istimewa) Seniman Grafiti sedangkan menunjukkan karyanya
Medan, (Analisa). Mahasiswa Institut Kesenian Jakarta, Jurusan Desain Komunikasi Visual, Melvin mengatakan, grafiti bukan coretan sampah. Grafiti masuk ke Indonesia, katanya sejak 80-an akhir. "Dari awalnya grafitti adalah hal yang identik dengan corat coret tembok jalanan karena selalu menggunakan fasilitas publik sebagai media berkarya.Namun di jaman sekarang, graffiti juga banyak dilakukan sebagian oknum yang tidak bertanggung jawab, yang hanya bisa megotori fasilitas umum dengan coretan yang asal-asalan,dan tidak berguna. Tindakan ini sering di sebut vandalisme," kata penerima Beasiswa Unggulan Biro PKLN Kemdiknas.
Dia mengatakan ada sebagian seniman graffiti yang sudah memiliki konsep yang matang. Tujuan para seniman graffiti ini cuma satu yakni memberi warna warni di kota besar,sambil menyampaikan pesan karena graffiti juga sering digunakan sebagai media iklan untuk memasarkan produk mereka.

"Kebanyakan orang yang menganggap graffiti hanya sebagai coretan yang mengotori fasilitas publik tapi sekarang ini graffiti sudah bermetamorfosis menjadi media komunikasi lainnya. Ini adalah sedikit pesan kepada pemerintah agar memberi sedikit ruang untuk kami sebagai para seniman graffiti,"katanya. (rel)
Baca Juga Artikel Berita Terkait
Senin, 14 Mei 2012 08:31 WIB
Jumat, 11 Mei 2012 02:35 WIB
Iklan
 
Berita Terpopuler
Resensi Film
Iklan Baris