21
Mei
 
A A A
Ekonomi Market - Jumat, 17 Feb 2012 00:13 WIB
Singapura, (Analisa). Won dan ringgit memimpin mata uang regional Asia berguguran pada Kamis (16/2), akibat kekhawatiran terhadap tertundanya bantuan bagi Yunani.
Pasar dilanda ketidakpastian soal utang Yunani yang jatuh tempo 20 Maret setelah ada laporan menyebutkan para petinggi Eropa mempertimbangkan untuk menangguhkan pencairan dana bailout yang sangat dibutuhkan itu.

Sejumlah sumber di Uni Eropa menyebutkan bahwa dana bantuan tersebut akan ditunda sebagian atau seluruhnya hingga berakhirnya pemilihan umum di Yunani April mendatang.

Hal itu mendorong investor untuk mengembalikan asetnya ke dalam bentuk dolar yang aman, dengan melepas mata uang kawasan Asia, terutama won, ringgit dan dolar Singapura.

Ringgit jatuh di balik ramainya penjualan yang dilakukan investor dan spekulan.

Jika mata uang Malaysia itu terus melemah hingga 3,0600, maka level berikutnya adalan 3,0730, rata-rata 200 hari dan 38,2% Fibonacci retracement dari koreksi Desember-Februari.

Dolar Singapura jatuh hingga 1,2710 setelah terjadi aksi stop loss otomatis pada level 1,2700.

Rupiah melemah bersamaan dengan risk aversion yang melanda mata uang beryield tinggi dan aset berisiko lainnya.

Pada awal perdagangan, rupiah berada di level 8.960 per dolar.

Berbagai laporan miring yang muncul dari Eropa membuat investor memilih melepas rupiah.

Pada pukul 10.00 WIB, rupiah berada di posisi 8.990.

Sementara prospek penurunan BI Rate masih terus mengancam.

Pada tengah hari, rupiah berada di level 8.990.

Standard Chartered Bank memprediksi akan ada pemotongan lebih lanjut terhadap suku bunga acuan sebesar 25 basis poin lagi setelah Bank Indonesia memangkas BI rate ke 5,75%.

Sepanjang sore, rupiah bergerak pada kisaran 8.990-9.030.

IHSG susut 25,437 poin (0,64%) ke level 3.927,608.

Rupiah ditutup 8.995 per dolar AS Kamis, turun dari 8.950 Rabu.

Kurs terakhir berbagai mata uang Asia terhadap dolar AS, tercatat sebagai berikut:

Dolar Singapura: 1,2685 per dolar AS, turun dari 1,2587

Dolar Taiwan: 29,620, turun dari 29,510

Won Korea: 1.132,25, turun dari 1.120,55

Baht Thailand: 30,85, turun dari 30,76

Peso Pilipina: 42,82, turun dari 42,63

Rupee India: 49,38, turun dari 49,24

Ringgit Malaysia: 3,0570, turun dari 3,0340,

Yuan China: 6,3015, turun dari 6,2997.

Di Tokio, walau akhirnya tetap menguat, dolar sempat jatuh di bawah tingkat tertinggi dalam tiga setengah bulan terakhir sebelum stabil di kisaran 78,42 yen.

Sekalipun dolar berhasil menembus rata-rata 200 hari pada pekan ini, analis memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa greenback kini bullish .

Selain itu, minut rapat Fed menunjukkan bank sentral AS kemungkinan akan menerapkan program quantitative easing tahap 3 sehingga sulit bagi dolar untuk bullish, katanya menambahkan.

Indeks Nikkei ditutup turun 22,24 poin (0,24%) ke level 9.238,10.

Dolar AS terakhir tercatat 78,42 yen, naik dari 78,33 sebelumnya.

Di London, euro merosot ke level terendah dalam tiga pekan terhadap dolar di tengah tertundanya persetujuan petinggi Eropa terhadap bantuan lebih lanjut untuk Yunani.

Pasar dilanda ketakutan akan terjadi kebangkrutan total dan mengakibatkan euro tersudut pada posisi yang rapuh.

Frustasi dengan pertikaian politik di Yunani, para menkeu zona euro pada Rabu urung menyetujui pencairan bantuan bagi Athena dan menunda keputusan tersebut sampai Senin ketika para menteri mengadakan pertemuan.

Yunani harus membayar utang jatuh tempo sebesar €14,5 miliar pada 20 Maret,yang tidak dapat dilakukannya tanpa bantuan internasional.

Kurs dolar AS terhadap valuta- valuta utama lainnya dapat dicatat sebagai berikut:

Yen Jepang: 78,77 per dolar AS , naik dari 78,33

Franc Swiss: 0,9295, naik dari 0,9232

Dolar Kanada: 1,0037, naik dari 0,9990

Sterling terhadap dolar AS: 1,5668, turun dari 1,5696

Euro terhadap dolar AS: 1,2981, turun dari 1,3070.

HARGA EMAS

Di Comex New York, harga merosot pada pembukaan perdagangan hari Kamis.

Kontrak April diperdagangkan pada level $1.716,60 per ounce, susut $11,50 dari sebelumnya.

Harga spot pada jam 13.05 GMT (20.05 WIB) tercatat $1.710,10 per ounce, tergerus $18,00 dari sebelumnya.

Di London, emas jatuh mengiringi pelemahan euro, tertekan oleh adanya laporan tentang kemungkinan penundaan paket bantuan untuk Yunani.

Emas masih mencatat kenaikan 10% tahun ini, tapi jauh di bawah rekor $ $1.920,30 per ounce yang terjadi tahun lalu ketika laporan negatif dari zona euro cenderung berdampak positif atas emas, yang dilihat sebagian orang sebagai safe haven dari gejolak di pasar lain.

"Volatilitas emas sama tingginya dengan aset lain yang ditinggalkan investor," kata analis.

Pada siang hari, harga emas tercatat $1.715,59 per ounce, turun dari $1.727,45 pada penutupan sebelumnya di New York.

Harga perak tercatat $33,09, turun 0,8% sen dari sebelumnya.

Di Asia, emas spot melemah, mengikuti penurunan euro seiring dengan meredupnya harapan penyelesaian utang Yunani.

Logam mulia ini sempat reli hingga 1% pada Rabu kemarin karena ekspektasi adanya solusi terhadap masalah Yunani, namun sentimen tertekan setelah keluar laporan kemungkinan penundaan pencairan dana bailout.

Sepanjang pekan ini, emas bergerak di kisaran $1.700 dan $1.730 , tidak mampu keluar dari range tersebut karena ketidakpastian soal utang Yunani menekan minat pelaku pasar.

Investor kini menunggu hasil pertemuan para menkeu Eropa terkait bailout, yang seyogianya berlangsung Rabu kemarin, pada tanggal 20 Februari, yang akan menentukan nasib Yunani.

Di Singapura, spot terakhir tercatat $1.717,91 per ounce, turun $9,54 dari penutupan sebelumnya di New York.

Di Tokio, kontrak benchmark Desember 2012 untuk sesi sore tercatat 4.346 yen per gram, turun 23 yen dari sebelumnya.

Di Hong Kong, harga spot emas pada 11.00 GMT (18.00 WIB) Kamis ditutup $1.718,50 per ounce, turun dari $1.727,08 Rabu. (RM/AP/AFP/dtc/My)
Baca Juga Artikel Berita Terkait
Sabtu, 19 Mei 2012 02:14 WIB
Jumat, 18 Mei 2012 00:01 WIB
Sabtu, 12 Mei 2012 00:09 WIB
Selasa, 08 Mei 2012 00:07 WIB
Menyusul Kekalahan Partai Pro-Bailout Yunani :
Iklan
 
Berita Terpopuler
Resensi Film
Iklan Baris