21
Mei
 
A A A
Aneka - Senin, 20 Feb 2012 00:06 WIB
Seluruh Dunia Bersiap Terima Satu Miliar Turis
.
DALAM 2012 ini, Organisasi Pariwisata Dunia atau World Tourism Organization (WTO) memprediksi perjalanan internasional akan mencapai angka satu milyar. Bagaimana dunia meresponnya?
Beberapa kota di Asia seperti Singapura yang tahun lalu mencatat 13 juta turis, mengungkapkan telah bersiap menerima pengunjung lebih banyak. Keberhasilan Singapura ini berkaitan dengan keputusan pemerintah setempat melegalkan perjudian dan membangun dua resor kasino besar, yaitu Marina Bay Sands dan Resort World Sentosa. Dua resor ini merupakan tujuan wisata sebagian besar turis yang datang ke Singapura.

"Kami menarik turis. Jumlah okupansi resor ini rata-rata mencapai 90 persen," tutur miliarder pemilik Marina Bay Sands, Sheldon Adelson, seperti dilansir CNNGo, Jumat (17/2).

Negara Asia Tenggara lainnya, Myanmar, juga tak mau kalah. Myanmar berencana mengembangkan infrastruktur seiring dengan semakin banyaknya wisatawan asing terutama dari Amerika Serikat yang datang ke negara ini. Pemerintah Myanmar berencana membangun kereta layang dan kereta bawah tanah di kota terbesar Myanmar, Yangon. Model transportasi ini mengambil inspirasi dari Bangkok dan Beijing.

Sementara beberapa kota dan negara bersiap membangun dan mengembangkan destinasi wisatanya, destinasi ‘panas’ dan populer seperti Venesia justru ‘menangis’ dengan adanya banjir wisatawan internasional. Hal ini disebabkan kota yang dibangun di atas air ini setiap tahun semakin tenggelam akibat banyaknya wisatawan.

Hal yang sama juga dialami Turki. Menurut laporan dari Gadling tahun lalu, akan ada pertempuran antara pelestarian situs sejarah kuno dengan pembangunan infrastruktur pariwisata.

"Dalam beberapa tahun terakhir, Turki telah muncul sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia serta tujuan wisata populer bagi wisatawan," kata laporan itu. "Akan menarik untuk melihat bagaimana pengembangan pariwisata di Turki melawan pelestarian situs-situs sejarahnya," lanjut laporan tersebut.

Dengan adanya 1 milyar jumlah perjalanan wisata yang diprediksi tahun ini, masalah yang dihadapi banyak negara adalah bagaimana menyeimbangkan pariwisata dan pelestarian situs-situs sejarah.

(ic/bh)
Baca Juga Artikel Berita Terkait
Hari ini Pkl. 00:26 WIB
Minggu, 13 Mei 2012 02:43 WIB
Sabtu, 12 Mei 2012 07:26 WIB
Iklan
 
Berita Terpopuler
Resensi Film
Iklan Baris