Singapura, (Analisa). Sebagian besar valuta emerging Asia menguat pada awal pekan merespons kebijakan China menurunkan cadangan minimum perbankan serta harapan terhadap penyelesaian masalah bailout Yunani.
Analis mengatakan aset-aset di Asia akan terus menguat dengan makin baiknya likuiditas.
Sementara bank sentral Swiss menginformasikan pada Korea Selatan tentang keinginannya untuk membeli surat utang negara-negara Asia untuk pertama kalinya.
Ringgit naik tajam, namun gagal menembus batas psikologis 3,000 karena banyak pelaku pasar menahan diri sambil menunggu keputusan akhir soal bantuan untuk Yunani.
Dealer di Kuala Lumpur mengatakan bahwa dia hanya akan menambah posisi short dolar AS apabila pasangan dolar/ringgit naik di atas 3,0400, meskipun tetap mempertahankan posisi short yang ada saat ini.
Rupiah tidak mampu mengikuti penguatan mata uang regional dan akhirnya hanya bisa bertahan.
Pada awal perdagangan, rupiah berada di level 8.990 per dolar AS.
Aksi jual yang melanda bursa efek lokal sampai menjelang penutupan membuat rupiah tertekan.
Pada pukul 10.00 WIB, rupiah berada di posisi 9.030.
Investor masih ragu memegang rupiah karena sebagian besar masih tak mau ambil risiko sebelum tuntasnya masalah utang Yunani.
Pada tengah hari, rupiah berada di level 9.025.
Sementara dari dalam negeri sendiri tak ada insentif segar yang dapat mengangkat rupiah.
Sepanjang sore, rupiah terpaku pada 9.025.
IHSG naik tipis 3,711 poin (0,09%) ke level 3.980,253.
Rupiah ditutup 8.990 per dolar AS Senin, bertahan.
Kurs terakhir berbagai mata uang Asia terhadap dolar AS, tercatat sebagai berikut:
Dolar Singapura: 1,2532 per dolar AS, naik dari 1,2576
Dolar Taiwan: 29,535, naik dari 29,548
Won Korea: 1.123,15, naik dari 1.123,95
Baht Thailand: 30,74, naik dari 30,77
Peso Pilipina: 42,56, naik dari 42,61
Rupee India: 49,16, naik dari 49,25
Ringgit Malaysia: 3,0190, naik dari 3,0420,
Yuan China: 6,3010, turun dari 6,2986.
Di Tokio, dolar sempat melambung ke level tertinggi dalam enam bulan terakhir sebelum akhirnya melunak.
Mata uang AS itu sempat bertengger di level 79,89 yen merespons optimisme terhadap masalah utang Yunani dan keputusan bank sentral China yang memangkas cadangan minimum perbankan.
Namun kegagalan greenback menembus resisstensi penting, yang dapat membalikkan tren penurunan mata uang AS itu selama empat tahun terakhir, mendorong pelaku pasar melakukan profit-taking.
Aksi ambil untung yang dilakukan investor menggerus kenaikan dolar.
Indeks Nikkei ditutup 100,92 poin (1,08%) lebih tinggi ke level 9.485,09.
Dolar AS terakhir tercatat 79,53 yen, naik dari 79,48 sebelumnya.
Di London, euro naik setelah China di luar dugaan melonggarkan kebijakan moneternya untuk merangsang pertumbuhan perekonomian serta semakin besarnya harapan pada penyelesaian krisis utang Yunani.
Analis mengatakan kenaikan euro masih tertahan sampai ditandatanganinya bailout senilai €130 milyar.
Pelaku pasar percaya mata uang tunggal Eropa ini akan cenderung menguat apabila kesepaktan disetujui, meskipun euro agaknya akan kehilangan tenaga mendekati $1,3322 karena paket bantuan untuk Yunani itu tidak serta merta dapat memperbaiki kondisi perekonomian.
Kurs dolar AS terhadap valuta- valuta utama lainnya dapat dicatat sebagai berikut:
Yen Jepang: 79,60 per dolar AS , naik dari 79,48
Franc Swiss: 0,9137, turun dari 0,9188
Dolar Kanada: 0,9919, turun dari 0,9957
Sterling terhadap dolar AS: 1,5844, naik dari 1,5836
Euro terhadap dolar AS: 1,3224, naik dari 1,3151.
HARGA EMAS
Di Comex New York, harga naik pada pembukaan perdagangan Senin.
Kontrak April diperdagangkan pada level $1.735,60 per ounce, meningkat $9,70 dari sebelumnya.
Harga spot pada jam 13.05 GMT (20.05 WIB) tercatat $1.734,50 per ounce, bertambah $10,70 dari sebelumnya.
Di London, emas terangkat dengan makin dekatnya penandatangan bantuan keuangan yang sangat dibutuhkan Yunani.
Sekalipun logam mulia ini dulunya dikenal sebagai safe haven, namun belakangan ini emas lebih cenderung bergerak searah dengan euro dan aset berisiko.
Sementara langkah kebijakan moneter longgar seperti yang diterapkan China, dan sebelumnya Jepang, sangat mendukung likuiditas pasar.
Analis memperkirakan emas akan naik tajam apabila bailout Yunani jadi ditandatangani hari ini. Hal sebaliknya akan terjadi jika negara-negara blok euro kembali menunda kesepakatann.
Pada siang hari, harga emas tercatat $1.734,19 per ounce, naik dari $1.723,19 pada penutupan sebelumnya di New York.
Harga perak tercatat $33,52 per ounce, naik 0,9% sen dari sebelumnya.
Di Asia, harga emas meningkat setengah persen dengan dukungan kebijakan pelonggaran moneter China dan harapan akan tuntasnya masalah bailout Yunani hari ini.
"Banyak yang berharap bank sentral utama dunia lainnya akan mengendurkan kebijakan sehingga semakin menopang emas," kata pedagang.
Optimisme terhadap tercapainya kesepakatan bantuan untuk Yunani member angin segar di pasar saham dan aset berisiko lainnya, termasuk emas.
Sejak awal Februari, emas terperangkap dalam kisaran antara $1.700 dan $1.760 karena investor menahan diri sambil menunggu penyelesaian masalah utang Yunani.
Di Singapura, spot terakhir tercatat $1.733,49 per ounce, naik $10,30 dari penutupan sebelumnya di New York.
Di Tokio, kontrak benchmark Desember 2012 untuk sesi sore tercatat 4.449 yen per gram, naik 30 yen dari sebelumnya.
Di Hong Kong, harga spot emas pada 09.30 GMT (16.30 WIB) Senin ditutup $1.733,70 per ounce, naik dari $1.730,40 Jumat. (RM/AP/AFP/dtc/My)