
(AP/Musadeq Sadeq) Warga Afghanistan menunggu jatah selimut dan jaket hangat dari Welthungerilfe, kelompok swadaya masyarakat (LSM) Jerman saat salju turun tebal di kamp orang-orang terlantar di Kabul, Afghanistan, Senin (20/2).
Kabul, (Analisa). Lebih 40 orang, kebanyakan dari mereka anak-anak, tewas membeku akibat cuaca paling dingin di Afghanistan setelah beberapa tahun, demikian dikatakan pejabat kesehatan Afghanistan, Senin (20/2).
Pemerintah mencatat 41 korban tewas akibat cuaca beku di tiga propinsi, Kabul, Ghor dan Badakhshan, ujar jurubicara Kementerian Kesehatan Ghulam Sakhi Kargar.
Sedikitnya tiga atau empat dari korban tewas adalah anak-anak. Dua puluh empat dari korban tewas itu terdapat di ibukota Kabul, terutama di kamp-kamp buat orang-orang yang menghindari perang di tempat lain di negara itu.
Kabul dilanda cuaca dingin terparahnya dan salju turun tertebal dalam kurun waktu 15 tahun, demikian menurut Pusat Cuaca Nasional. Menurutnya, cuaca akan membaik akhir pekan.
Salju turun tebal di propinsi Day Kundi menyebabkan salju longsor pada Minggu malam di distrik Sang-i-Takht sehingga merusak tiga lusin rumah dan toko. Salju longsor tidak menyebabkan korban luka, ujar Narsullah Sadiqizada, seorang anggota parlemen asal propinsi pusat.
Orang-orang yang mengalami bencana terparah tinggal di tenda-tenda di sejumlah kamp di sekitar ibukota. Kematian di kamp-kamp ini, yang begitu dekat dengan perkantoran organisasi internasional pengawas bantuan miliaran dolar AS ke negara itu mengejutkan banyak pihak di Kabul.
Badan bantuan PBB dan AS mulai membagikan selimut-selimut tambahan, terpal dan bahan bakar kepada orang-orang yang tinggal di 40 kamp di seluruh kota itu, ucap Kedubes AS dalam satu pernyataan pekan lalu.
NATO juga mengirim sekitar 1.000 selimut, mantel, kaos kaki, sarung tangan dan topi ke kamp pengungsi di Kabul. Koalisi merencanakan pengiriman lagi dalam sepekan mendatang.
Menurut Kargar, kementerian itu mendirikan klinik-klinik mobil dalam upaya untuk memberikan bantuan kepada orang-orang yang dilanda cuaca dingin. (AP/es)