Casablanca, (Analisa). Maroko mengutuk dugaan percobaan pengeboman gedung dewan perwakilan rakyat (DPR) Amerika Serikat dengan seorang warga negara Afrika Utara telah ditahan, lapor kantor berita resmi MAP, Senin (20/2).
The Federal Bureau of Insvestigation (FBI) pada Jumat menahan Amine El Khalifi (29), imigran ilegal asal Maroko yang tinggal di negara bagian AS Virginia, dalam sebuah operasi.
Ia ditahan beberapa blok dari gedung DPR saat ia berencana untuk meledakkan apa yang ia yakini sebagai sebuah rompi bahan peledak namun kenyataannya peralatan yang dibawanya tidak dapat dioperasikan dan telah ditangani oleh agen FBI yang menyamar.
Maroko "mengutuk ide-ide ekstremis dan manifestasi mereka melalui tindak kekerasan," kata kerajaan Maroko dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan kedutaannya di AS dan dikutip oleh MAP. (AFP/echo)