Adele memang dikenal sebagai penyanyi yang murni hanya memamerkan suara indahnya tanpa mengumbar tubuh. Begitu ada sebuah majalah terbit dengan cover yang mengulas sex tapes-nya, Adele langsung membantah dan kembali menegaskan bahwa ia adalah "murni" seorang penyanyi.
"Aku belum pernah melihat sampul majalah itu apalagi videonya. Tapi itu seolah berujar padaku "Aku harus berbuat seperti itu agar sukses"," ujarnya pada CBS News.
"Aku belum pernah melihat gambar lelaki hot (di majalah) itu dan aku berpikir "Kalau aku ingin seperti yang ada di gambar itu, aku harus mengubah imejku". Aku bahkan tidak perlu lagi menjual album. Tapi itu tidak akan menghentikanku (untuk membuat album) dan aku pikir cara seperti itu sama sekali tidak menarik," tambah Adele.
Adele seolah kembali menegaskan ia adalah "murni" sebagai seniman dunia tarik suara. Oleh karena itu ia sama sekali tidak tertarik untuk menambahi bumbu seksual dalam tiap aksinya.
"Aku tidak ingin menjadi wanita kurus dengan payudara sedikit dipamerkan. Aku tidak pernah berpikir "Oh aku terlalu gemuk.. Aku lebih gemuk dari para penyanyi wanita lainnya". Eksploitasi diri secara seksual itu sama sekali ga keren," ucapnya lagi.
Sementara itu, Adele juga mengatakan bahwa hingga saat ini ia masih belum bisa "berdamai" dengan kesuksesannya di album 21. Ia merasa heran albumnya mampu meraih sukses besar sedangkan ia justru berpikir 21 merupakan album buah dari keegoisannya.
"Aku merasa heran dengan 20 juta orang yang mendengarkan albumku. Padahal album itu aku tulis dengan egois. Jadi sedikit aneh bagiku melihat banyak orang tertarik dengan albumku. Kadang aku ingin menangis karena hal itu," pungkas penyanyi asal Inggris ini. (kpl)