21
Mei
 
A A A
Aceh - Rabu, 22 Feb 2012 00:46 WIB
Tapaktuan, (Analisa). Sejumlah desa di Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, Sabtu (18/2), digenangi banjir, setelah hujan turun beberapa jam lamanya. Di bagian lain, fenomena banjir menjadi peristiwa yang lazim dialami kendati hujan tidak terlalu lebat sehubungan parit pembuangan belum tertata dengan baik.
"Khusus kejadian desa direndam baru lalu, merupakan faktor alam tetapi yang perlu dipikirkan ke depan adalah bagaimana mengatasi genangan tersebut," kata tokoh masyarakat Gampong Arafah Samadua,Tgk.Yusnaidi, S.Pd kepada Analisa di Tapaktuan, Minggu (19/2).

Dia menyarankan program pembangunan tahun 2012 ini agar membangun saluran pembuangan yang betul-betul representatif untuk penanggulangan genangan banjir.

Fenomena alam pada setiap musim hujan hendaknya disikapi dengan bijaksana, sehingga dampak genangan banjir itu dapat dieliminir.

Genangan banjir di Samadua, merendam sebagian rumah penduduk di Gampong Arafah, Air Sialang, Desa Gadang dan Desa Luar. Bahkan, genangan banjir telah mengganggu aktivitas warga di kecamatan itu.

Sekdes Gampong Arafah, Hasan, mengemukakan, genangan banijir diakibatkan hujan lebat dan luapan sungai yang berada di kawasan itu.

"Selain karena hujan lebat, tanggul air sungai tidak mampu menahan luapan sehingga menggenangi pemukiman penduduk," katanya.(m)
Baca Juga Artikel Berita Terkait
Minggu, 20 Mei 2012 02:41 WIB
Jumat, 18 Mei 2012 06:34 WIB
Kamis, 10 Mei 2012 01:44 WIB
Iklan
 
Berita Terpopuler
Resensi Film
Iklan Baris