Medan, (Analisa). Sebanyak 30 peserta mengikuti Diklat Administrasi Kearsipan di lingkungan Pemko Medan Tahun 2012 di Hotel Asean Internasional, Selasa (21/2). Kegiatan ini digelar untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan sistem administrasi kearsipan secara efektif dan efisien dalam menunjang kegiatan ketatausahaan.
"Baik buruknya administrasi kearsipan akan mempengaruhikinerja organisasi, mengingat pentingnya arsip dalam sebuah organisasi besar seperti pemerintahan, tentunya Pemko Medan memerlukan aparatur yang menguasai bidang administrasi kearsipan," kata Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM diwakili Kepala BKD Drs Parluhutan Hasibuan ketika membuka acara tersebut.
Apalagi, lanjutnya, masalah yang sering timbul belakangan ini di Kota Medan adalah lemahnya tata kelola kearsipan khususnya arsip tentang asset seperti tanah, bangunan, kenderaaan dan lain sebagainya. Karenanya, dia menilai diklat ini sangat bermanfaat dalam memperbeiki kinerja tenaga pengelola kearsipan pada tiap-tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan.
Terlebih lagi saat ini, ungkapnya, kebangkitan teknologi informasi pada kenyataannya juga mewujudkan administrasi kearsipan dimensi baru. Karenanya, transformasi dari dokumen fisik ke dalam bentuk digital dan penyimpanan data baru memerlukan penanganan prosedur yang dapat menimbulkan masalah baru jika fungsi arsip tidak siap untuk mengatasi kondisi ini.
"Jadi saya berharap saudara-saudara yang mengikuti materi-materi yang disajikan dengan bersungguh-sungguh sehingga dapat mengimplementasikannya pada SKPD tempat saudara bertugas. Diklat ini sekaligus bagian dari perwujudan komitmen Pemko Medan dalam pembenahan administrasi menuju pemerintahan yang baik," ujarnya.
Kepala Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Medan Drs H Abdul Azis selaku ketua panitia penyelenggara diklat menjelaskan, diklat ini berlangsung selama enam hari yaklni 21 – 28 Februari. Pesertanya sebanyak 30 orang yang berasal dari seluruh dinas dan badan di lingkungan Pemko Medan. Mereka akan memulai pembelajaran sejak pukul 08.00 sampai 18.00 WIB.
"Tujuan diklat ini digelar untuk membekali para peserta pelatihan dengan pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan sistem administrasi kearsipan secara efektif dan efisien dalam menunjang kegiatan ketatausahaan. Diharapkan, kegiatan ini akan menghasilkan apratur yang menguasai bidang administrasi kearsipan," harap Azis.
Sebagai narasumber, Azis mengaku pihaknya sengaja mendatangkan Dra Krihanta MSi dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), H Erwinsyah SH MH dari Badan Diklat Provinsi Sumatera Utara serta Drs H Adlan Siraiut MHum dari kementrian Agama Kota Medan. (maf)