21
Mei
 
A A A
Mancanegara - Rabu, 22 Feb 2012 07:31 WIB
Kano, (Analisa). Sedikitnya 30 orang tewas Selasa (21/2), ketika gerilyawan melepaskan tembakan dan meledakkan bom di sebuah pasar Maiduguri, Nigeria.
Sekelompok bersenjata yang diyakini anggota Boko Haram menyerbu pasar Boga dan memberondongkan tembakan secara membabi-buta, kata beberapa pedagang, dengan menambahkan bahwa wanita dan anak-anak termasuk diantara mereka yamg tewas.

"Jumlah korban tewas tidak mungkin kurang dari 30," kata seorang pe-rawat di rumah sakit Maiduguri kepada AFP.

Militer mengkonfirmasi serangan terhadap pasar itu namun membantah kematian sipil dan mengatakan, pasukan keamanan membunuh delapan penyerang dan dengan aman meledakkan bom yang dipasang kelompok itu.

"Sekitar pukul 13.30 waktu setempat (pukul 19.30 WIB) di pasar Baga, Maiduguri, sejumlah orang bersenjata yang diduga anggota Boko Haram menyerang dan menembaki warga sipil di pasar itu," kata Letkol Hassan Mohammed, jurubicara satuan khusus militer di kota itu, kepada AFP.

Ia menambahkan, beberapa orang cedera namun "tidak ada kematian sipil pada saat ini".

Militer "segera datang untuk mengamankan situasi dan dengan aman meledakkan tiga bom yang dipasang oleh anggota sekte itu dan membunuh delapan anggota mereka".

Namun, seorang pedagang yang mengaku bernama Mairami mengatakan, enam orang bersenjata menyerbu pasar makanan dan komoditas itu dan "memberondongkan tembakan secara membabi-buta. Sedikitnya 30 orang yang mencakup wanita dan anak-anak tewas".

Seorang pedagang lain bernama Gona memberikan penjelasan yang sama mengenai serangan di kota yang menjadi markas Boko Haram itu.

Penyerang menuduh pedagang bersekongkol dengan militer, setelah penangkapan seorang anggota Boko Haram pekan lalu di pasar itu, kata beberapa saksi.

Sehari sebelumnya, sejumlah orang cedera dalam ledakan di dekat sebuah gereja di luar ibukota Nigeria.

Petugas penyelamat mengatakan, lima orang cedera dalam ledakan itu, yang terjadi di dekat gereja Christ Embassy di kota Suleija, namun tidak ada korban tewas yang dilaporkan.

Nigeria dilanda kekerasan setelah serangan Natal 2011 yang menewaskan sedikitnya 44 orang dan dituduhkan pada kelompok garis keras Boko Haram.

Serangan Natal yang merenggut banyak korban itu meningkatkan kekerasan sektarian di Nigeria, termasuk pemboman paling mematikan di Kano, Nigeria Utara, bulan lalu.

Kano, kota berpenduduk sekitar 10 juta orang yang terletak di sebelah selatan Kaduna, dilanda kekerasan militan selama beberapa pekan terakhir ini. (Ant/AFP)
Baca Juga Artikel Berita Terkait
Jumat, 03 Feb 2012 10:20 WIB
Iklan
 
Berita Terpopuler
Resensi Film
Iklan Baris