Beijing, (Analisa). Ledakan di pabrik baja di China menewaskan 13 orang dan melukai 17 lainnya, demikian dikatakan pejabat perusahaan terkait, Selasa (21/2). Insiden industri ini tercatat terbaru di negara itu.
Ledakan tersebut terjadi pada Senin malam ketika gundukan selebar 10 meter meledak di paberik milik Angang Heavy Machenery kelolaan pemerintah di kota Anshan, propinsi Liaoning, ujar seorang jurubicara perusahaan induk Ansteeel Group. "Tugas pertolongan baru saja selesai. Jenazah tiga pekerja yang hilang ditemukan dan kini biro keselamatan kerja lokal menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut," papar Song Jiachen kepada AFP.
Sebanyak 17 korban cedera dibawa ke rumahsakit untuk menjalani perawatan, lapor kantor berita resmi Xinhua, mengutip para pejabat daerah dan enam dari korban itu menderia luka bakar pada lebih 60 persen tubuh mereka dan masih kritis. Sebanyak 11 lainnya yang cedera dalam kecelakaan itu berada dalam kondisi stabil, imbuhnya.
Kecelakaan kerja biasa terjadi di China, karena para pengusaha sering mengabaikan peraturan keselamatan kerja untuk meraup keuntungan lebih besar. (AFP/es)