21
Mei
 
A A A
Aneka - Rabu, 22 Feb 2012 07:51 WIB
Rio de Janeiro Bergoyang pada Malam Kedua Parade Karnaval
(ap photo/victor r. caivano)
PULUHAN ribu penggemar memadati Sambadrome di Rio de Janeiro, Senin larut malam pada malam kedua parade Karnaval yang menampilkan para seniman berkostum heboh, kendaraan hias dan musik yang bertalu-talu.
Karnaval tahunan di ibukota Brazil itu tidak terusik oleh suatu baku tembak antara personil polisi dan sebuang geng narkoba sehingga menewaskan satu orang dan menyederai empat lainnya. Antuasiasme 72.500 orang di Sambadrome atau "Kuil Samba" yang baru direnovasi itu sangat besar.

Rio de Janeiro -- kota terpadat di Brazil -- memamerkan gemerlap warna-warni dalam puncak perayaan karnaval tahunan. Parade-parade malam hari di Sambadrome itu merupakan inti utama festival pre Lent Carnival, yang telah membuat negara multi ras berpenduduk 191 juta jiwa tadi hampir tidak bergerak.

Penyanyi-aktris Jennifer Lopez merupakan salah satu dari sejumlah selebriti asing untuk meminjaman kekuatan bintang mereka ke event tadi. Kekasih J-Lo, Casper Smart pun tampak setia mendampinginya.

Dengan suara-suara letusan kembang api yang memekakkan telinga, Sao Clemente menjadi sekolah pertama dari enam sekolah samba terkemuka yang beraksi di pentas utama Senin, dengan mengambil inspirasi dari seleksi musikal populer Broadway seperti "The Phantom of the Opera" dan "Cabaret".

Uniao da Ilha do Gobernador beraksi berikutnya dengan sebuah presentasi yang mengilustrasikan koneksi antarta London dan Rio, yang masing-masing akan jadi tuan rumah dua Olimpiade Musim Panas 2012 dan 2016.

Perebutkan

Sekolah-sekolah itu bersaing memperebutkan gelar juara Carnival (Karnaval). Sebanyak 13 sekolah bersaing memperebutkan gelar tersebut, yang diserahkan pada Rabu. Tujuh sekolah samba menggelar parade mereka Minggu malam.

Sejumlah sekolah samba ternama di Rio memilih merayakan budaya daerah timurlaut Brazil, khususnya warisan dari Afrika di negara bagian Bahia.

Salgueiro, yang memenangkan gelar itu pada tahun 2009, menampilkan sajian penghormatan bernama literatur Cord, suatu genre novel dan sajak rakyat yang sangat populer di Brazil timurlaut.

Mangueira, dipandang sebagai sekolah samba paling populer di Brazil, mengetengahkan suatu penghormatan kepada sebuah band Karnaval Rio yang populer, Cacique de Ramos, yang barusan merayakan hari jadinya ke-50.

Unidos da Tijuca, runner up tahun lalu, dan Grande Rio, salah satu sekolah terbaru, melakukan penampilan berikutnya. Sekolah lainnya adalah Beija-flor, Grande Rio dan Vila Isabel. Nama sekolah-sekolah tadi umumnya merujuk pada distrik-distrik di Rio.

Pada Senin malam, sekolah-sekolah samba top di kota itu turun ke jalan disertai ratusan penyanyi, penari, dan musisi yang mengenakan berbagai macam kostum.

Para penduduk Brazil merayakan karnaval yang tahun ini rute paradenya secara khusus menuju Sambadrome.

Sambadrome didesain 30 tahun oleh arsitek Brazil Oscar Niemeyer dan dibuka kembali sepekan lalu setelah direnovasi selama sembilan bulan. Kini, Sambadrome telah diperluas dengan kapasitas 72.500 tempat duduk dengan akses jalur khusus dan elevator untuk orang cacat.

Kompetisi

Rio saat ini menghadapi kompetisi dengan rivalnya, Sao Paulo, yang sudah mengadakan parade mewah di sambadrome kota tersebut pada Jum’at (17/2) dan Sabtu (18/2), termasuk salah satunya untuk menghormati mantan presiden Brazil yang populer, Luiz Inacio Lula da Silva yang tengah menjalani masa penyembuhan dari terapi radiasi kanker.

Tapi Cariocas, sebutan untuk warga Rio, menekankan pertunjukan pada sesuatu yang mereka sebut sebagai "yang terhebat di bumi". Pada Sabtu (18/2), lebih dua juta orang bersuka ria, kebanyakan adalah warga kota itu, membanjiri pusat kota Rio, dalam acara karnaval yang diorganisir oleh Bola Preta, salah satu asosiasi karnaval paling tua dan terpopuler di kota itu.

Parade itu berpuncak dengan kemunculan 13 sekolah samba teratas di Rio untuk merebut gelar juara karnaval dengan penilaian penampilan yang paling terorganisir dan paling terdesain. Juara akan dinilai pada koreografi, musik, tarian, dan kreativitasnya. Kursi di arena Sambadrome dipasang dengan harga antara 50 dolar AS hingga ribuan dolar, tergantung pada lokasi tempat duduknya. (afp/ic-bh)
Baca Juga Artikel Berita Terkait
Jumat, 06 Jan 2012 14:07 WIB
Iklan
 
Berita Terpopuler
Resensi Film
Iklan Baris