21
Mei
 
A A A
Terkini - Rabu, 22 Feb 2012 16:44 WIB
Jakarta (ANTARA News) - Massa anti-John Refra Kei menggelar demonstrasi di Mabes Polri, Rabu, guna mendukung aparat kepolisian mengusut kasus pembunuhan mantan bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono alias Ayung, yang diduga melibatkan kelompok Kei.
"Kami mendukung upaya aparat kepolisian menghukum berat John Kei," kata salah satu pendemo yang berorasi di Mabes Polri.

Para pendemo yang berjumlah ratusan orang itu mengenakan pita berwarna merah pada bagian kepala dan membawa spanduk bertuliskan kalimat dukungan hukuman berat bagi John Kei.

Salah satu orator menyatakan John Kei merupakan oknum yang melanggar hak asasi manusia (HAM) yang seharusnya dihukum berat.

Pendemo juga menyebutkan John Kei bukan pemuda yang mewakili Pulai Kei, Maluku Tenggara Selatan, karena berkaitan dengan tindak kejahatan.

Sementara itu, Ketua Angkatan Muda Kei (Amkei), Daud Kei, menegaskan bahwa dirinya tidak sejalan dengan John Kei karena perbuatannya kerap menghilangkan nyawa manusia dan meresahkan masyarakat.

Salah satu pendemo, Aris menyebutkan John Kei kerap mengatasnamakan Amkei, padahal tindakan John Kei tidak mencerminkan pemuda Amkei.

Aris menyatakan aparat kepolisian sudah menjalankan prosedur menangkap dan menembak kaki John Kei, karena berusaha memberikan perlawanan.

"Seharusnya, polisi menembak mati John Kei karena perbuatannya biadab," tutur Aris.

Pendemo siap membantu aparat kepolisian menegakkan hukum terhadap John Kei dengan memberikan bukti kejahatan yang pernah dilakukan pria asal Maluku tersebut
Baca Juga Artikel Berita Terkait
Sabtu, 10 Mar 2012 06:59 WIB
Jumat, 09 Mar 2012 12:01 WIB
Selasa, 06 Mar 2012 16:27 WIB
Senin, 27 Feb 2012 14:46 WIB
Iklan
 
Berita Terpopuler
Resensi Film
Iklan Baris