Singapura, (Analisa). Harga minyak lebih rendah di perdagangan Asia pada Rabu (22/2) sore, karena kekhawatiran bahwa Yunani kemungkinan menghadapi kesulitan melaksanakan reformasi ekonomi berat setelah menerima dana talangan besar dari mitra zona euro, kata analis.
Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman April, turun 16 sen menjadi 106,09 dolar AS, sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman April turun 26 sen menjadi 121,40 dolar AS per barel pada sore hari.
"Ada kekhawatiran bahwa Eropa akan terus bergumul dengan krisis utang ini," kata Ker Chung Yang, analis komoditas di Phillip Futures di Singapura.
Setelah perundingan berminggu-minggu, para pejabat Uni Eropa dan Yunani mencapai kesepakatan pada Selasa pagi untuk paket dana talangan 237 miliar euro (310 miliar dolar AS) yang menyelamatkan Yunani dari gagal bayar utang.
Namun para pejabat pemerintah Yunani memperingatkan bahwa Uni Eropa menuntut untuk reformasi fiskal yang kuat di negara ini, yang berarti beban kerja berat dan perubahan konstitusional kontroversial.
Situasi di Timur Tengah juga menekan pasar karena produsen minyak mentah Iran pada Rabu menolak inspektur PBB untuk menyelidiki akses kegiatan senjata nuklirnya ke situs militer penting. (Ant/AFP)