Tebingtinggi, (Analisa). Pasangan suami istri (Pasutri) menjadi korban tabrak lari. Keny Hayati (45) tewas, sedangkan suaminya Iskandarsyah (55) kritis.
Kasus lakalantas itu terjadi di depan Pabrik Latex PTP Nusantara III kebun Rambutan, Km 73-74 Medan Tebing Tinggi Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Sergai, Rabu (22/2) pukul 06.30 WIB.
Sumber Analisa menyebutkan, Iskandarsyah dan istrinya warga Jalan Semut, Dusun 16, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai seperti biasanya berbelanja untuk kebutuhan kedai sampah ke Tebingtinggi.
Usai berbelanja di Pasar Inpres Kota Tebing Tinggi, pasutri ini meluncur pulang dengan mengendarai sepeda motor.
Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor korban disenggol mobil L 300. Sepeda motor oleng ke tangah badan jalan dan terjatuh. Secara bersamaan dari belakang truk tronton melaju dan langsung menabrak Keny Hayati dan Iskandarsyah.
Korban Keny Hayati menderita luka berat dan tewas di lokasi dan Iskandarsyah mengalami luka berat dan kini masih kritis.
Akibat terjadinya lakalantas itu, arus lalu lintas sempat macet beberapa saat. Petugas Satlantas Polres Tebingtinggi turun ke lokasi. Kedua korban dievakuasi.
Pasutri korban lakalantas ini langsung dibawa petugas ke rumah sakit untuk dilakukan visum, sementara suami korban mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kapolres Tebingtinggi AKBP Andi Rian R Djajadi Sik melalui Kasubbag Humasy AKP Ngemat Surbakti membenarkan kasus laka lantas tabrak lari itu.
"Kini pihak kepolisian masih menangani kasus ini dengan meminta sejumlah keterangan saksi, sopir truk dan L-300 masih dalam pengejaran petugas. Pasutri ini, merupakan korban tabrak lari", jelas Ngemat Surbakti. (cha)