Labuhan Deli, (Analisa). Jajaran Polres Pelabuhan Belawan diminta tanggap dan serius dalam bertindak menangani setiap laporang pengaduan warga yang menjadi korban perampokan, yang marak terjadi belakangan ini di kawasan Medan bagian utara meliputi Medan Deli, Marelan, Labuhan dan Belawan.
"Jangan sampai ada kesan di mata masyarakat bahwa petugas melakukan pembiaran terhadap permasalahan keamanan," ujar A Hie saat melakukan kunjungan dan meninjau kondisi drainase yang buruk di kawasan Medan bagian utara, kemarin.
Politisi asal daerah pemilihan V Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Belawan dan Medan Deli itu, mengaku kerap menerima laporan masyarakat dan mengetahui dari media massa tentang tingginya tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan tersebut.
Seperti aksi perampokan di gudang PT.CBB Jalan Pasar Nippon Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, pada Rabu (15/2) dinihari. Setelah melumpuhkan penjaga malam, tiga pelaku yang memakai sebo bersenjata tajam itu menguras uang dalam brankas milik perusahaan tersebut.
Begitu juga beberapa waktu sebelumnya, dua pria menyaru sebagai petugas merampok dua warga etnis Tionghoa di kawasan Kecamatan Labuhan Deli.
Bahkan kawasan jembatan tol menuju KIM-II Mabar, juga dinilai sangat rawan perampokan. Sebab beberapa kali terjadi perampokan sepeda motor dengan berbagai modus operandi.
Untuk itulah dia mengharapkan petugas Kepolisian membuktikan keseriusan sebagai penegak hukum dan pengayom harus mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Seperti dengan menggalakkan patroli di kawasan yang dianggap rawan," kata A Hie seraya mengharapkan setiap laporan pengaduan dengan cepat ditindaklanjuti. Selain itu jangan pula bersikap diskriminatif terhadap para korban atau pelapor.
A Hie juga mengharapkan Pemko Medan melalui Dinas Pertamanan berkoordinasi dengan polisi, untuk lebih banyak memasang lampu penerangan jalan di titik rawan, mengingat beberapa peristiwa kejahatan di malam hari umumnya dilakukan pelaku pada tempat yang minim cahaya penerangan.
Selain itu juga lewat perbaikan drainase, agar tidak menimbulkan keributan warga jika parit meluber yang dapat berdampak rasa emosional karena ada kesan saling menyalahkan antara masyarakat dan aparat kelurahan.
Pada kesempatan lalu, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto SH menyatakan, terkait aksi kejahatan belakangan ini pihaknya mengimbau masyarakat untuk saling bekerjasama dengan petugas, yakni bisa dengan cara kembali mengaktifkan kembali siskamling.
Untuk kasus pencurian sepeda motor yang juga marak, diimbau Kapolres kepada pemilik kendaraan untuk lebih menggandakan kunci pengamanan.
"Jangan ragu untuk mengadukan setiap peristiwa yang terjadi di masyarakat,"katanya debab Polisi sekarang berbeda dengan Polisi sebelumnya yang siap membangun citra positif terhadap segala gangguan kenyamanan di masyarakat. (maa)